Puluhan Pasangan Suami Isteri di Pinogu Bone Bolango Belum Miliki Buku Nikah

Puluhan Pasangan Suami Isteri di Pinogu Bone Bolango Belum Miliki Buku Nikah

BONBOL – Kantor Pengadilan Agama (PA) Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, mencatat hingga saat ini puluhan pasangan suami isteri di wilayah terpencil Kecamatan Pinogu belum memiliki buku nikah.

“Data yang kami himpun beberapa waktu yang lalu ada sekitar 70 pasangan di Pinogu tidak memiliki buku nikah,” kata Ketua Pengadilan Agama (PA) Suwawa melalui Panitera PA setempat Harnan Podungge, Jumat (10/7/2020)..

Ia diwawancarai pada pelaksanaan sidang itsbat nikah massal dan gratis yang diikuti 39 pasangan di Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kabila Bone.

Bahkan Harnan Podungge mengungkapkan jumlah itu baru data sementara, karena masih ada pasangan suami isteri yang lainnya di wilayah tersebut mereka belum ada yang memasukan datanya.

“Memang dari Pemerintah Kecamatan Pinogu pernah mendatangi dan berbincang dengan kami di PA Suwawa memberitahukan tentang banyaknya pasangan-pasangan di wilayah itu yang belum punya buku nikah,”ungkap Harnan.

Namun karena ini daerah Pinogu, tentu kami dari PA Suwawa membutuhkan dana besar untuk melaksanakan sidang isbat disana.

”Insya Allah kami berharap kedepannya mungkin tahun 2021 nanti, Pemda Bone Bolango bisa membantu kami dalam hal ini membantu masyarakat dalam segi penganggaran untuk bisa melaksanakan isbat nikah di Kecamatan Pinogu,”harap Harnan.

Apalagi, Kecamatan Pinogu salah satu kecamatan yang belum tersentuh dengan program isbat nikah, karena membutuhkan anggaran maupun biaya yang cukup besar.

Mengingat daerah itu, jauh dan terpencil terletak di tengah hutan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.

Bukan hanya fisik yang prima saja dibutuhkan jika hendak menuju ke Pinogu. Karena medannya terjal, akses jalan yang rusak tentu semakin mempersulit kita kalau mau kesana.

Dibutuhkan waktu selama 8-10 jam jika ingin berjalan kaki menuju Pinogu. Perjalanan bisa lebih lama jika berjalan kaki banyak beristirahat.

Bahkan kalau menyewa jasa ojek lokal yang merupakan alat transportasi alternatif sat-satunya bila ingin tiba lebih cepat ke Pinogu, maka butuh biaya sewa ojeknya.

Pergi pulang itu bisa mencapai Rp1 juta perorang. Paling murah sewa ojeknya pergi pulang Rp750-800.000 per orang.

Karena itu, harapan kami supaya Pemda Kabupaten Bone Bolango bisa memprogramkan pelaksanaan isbat nikah di wilayah Pinogu. Karena ini adalah kepentingan masyarakat disana.

Beberapa waktu yang lalu kami sudah beberapa kali menghadap dan ketemu Bupati Hamim Pou dan beliau sangat merestui pelaksanaan isbat nikah. Karena beliau menyayangi masyarakatnya.

"Mudah-mudahan ini bisa terealisasi pada anggaran tahun 2021 mendatang,”tukas Harnan. (MC Bone Bolango/Kadir/toeb)